spot_imgspot_imgspot_img
Kamis, Juli 18, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaULASANBukuSehidup Sesurga Denganmu

Sehidup Sesurga Denganmu

Sehidup Sesurga Denganmu merupakan karya Asma Nadia yang terinspirasi dari kisah nyata seorang pembantu rumah tangga yang sekarang menjelma menjadi pemilik sebuah brand kosmetik. Dengan mengisahkan perjalanan hidup Dyah Rembulane, seorang wanita yang mengalami berbagai ujian berat sejak masa kecilnya. Kehilangan ibunya saat melahirkan adiknya menjadi titik awal penderitaan Dyah, yang kemudian harus hidup dengan ibu tiri yang kejam. Dyah berjuang menghadapi kekerasan dan eksploitasi, namun tetap gigih dalam mengejar pendidikan dan kehidupan yang lebih baik.

Setelah lulus SD, Dyah memutuskan kabur ke Jakarta dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun, nasib membawanya menghadapi lebih banyak tantangan sebagai pekerja rumah tangga (PRT). Meskipun hidupnya penuh dengan cobaan, Dyah tidak pernah menyerah. Dia terus berjuang untuk mendapatkan pendidikan dan mencapai impiannya. Akhirnya, dengan kerja keras dan ketekunan, Dyah berhasil meraih kebahagiaan dan kesuksesan dengan membangun usaha kosmetik sendiri.

Akan tetapi, bila kita telisik lebih jauh, kesuksesan sangat pantas dia dapatkan, karena wanita tangguh itu telah memulai perjuangan dan pengorbanannya semenjak usia belia. Pada saat kelas 4 SD, ibu  meninggalkan Dyah untuk selamanya. Kemudian ayahnya menikah lagi. Bak cerita Cinderella, Dyah diperlakukan seperti pembantu di rumah ayahnya sendiri.

Lulus SD Dyah merantau ke Jakarta untuk menangadu nasib. Namun, sungguh malang sang majikan tidak pernah memberinya upah. Ya, dia menjadi pembantu gratisan. Kemalangan seolah belum mau beranjak dari hidup Dyah. Setelah menikah pun, dia masih diperlakukan sebagai pembantu oleh suaminya. Malah dia yang menopang hidup sang suami.

Harapan sehidup sesurga itu ternyata tak didapat dari pernikahan pertama. Bersama suami keduanyalah, dia mengecap indahnya berumah tangga dan mempunyai asa tak hanya bersama di dunia saja. Karena, tak selalu cinta pertama yang membawamu ke surga.

Novel ini kaya akan nilai-nilai Islami, menekankan pentingnya kesetiaan, komitmen, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup. Asma Nadia melalui kisah Dyah menggambarkan bagaimana iman dan usaha yang keras dapat membawa seseorang keluar dari keterpurukan menuju kesuksesan dan kebahagiaan sejati. Novel ini juga menyajikan pesan tentang pentingnya menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pernikahan dan keluarga.

Dyah adalah karakter yang kuat dan inspiratif. Dia digambarkan sebagai sosok yang tidak mudah menyerah, meskipun menghadapi berbagai rintangan. Perkembangan karakter Dyah dari seorang anak yang tertindas menjadi wanita sukses menunjukkan perjalanan panjang penuh perjuangan dan ketekunan. Pembaca akan merasa empati dan terhubung dengan perjalanannya, yang penuh dengan liku-liku dan pelajaran hidup.

Alur cerita dalam “Sehidup Sesurga Denganmu” dibangun dengan baik, meskipun beberapa bagian mungkin terasa lambat bagi pembaca yang menginginkan perkembangan cerita yang lebih cepat. Namun, lambatnya alur ini memberikan ruang untuk pengembangan karakter dan pendalaman konflik, sehingga pembaca dapat lebih memahami dan merasakan setiap emosi dan perjuangan yang dialami Dyah.

Asma Nadia memiliki gaya penulisan yang mudah dipahami dan menyentuh hati. Dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna, ia berhasil menyampaikan pesan-pesan moral dan religius dengan cara yang tidak menggurui. Dialog-dialog dalam novel ini juga terasa natural dan menggambarkan realitas kehidupan sehari-hari, sehingga pembaca dapat merasa terhubung dengan karakter-karakter dalam cerita.

Inspiratif dan Mengharukan Kisah hidup Dyah yang penuh liku-liku memberikan inspirasi bagi pembaca untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Novel ini mampu menggerakkan emosi pembaca, membuat mereka merasakan setiap penderitaan dan kemenangan yang dialami oleh karakter utama.

 

Identitas Buku

Judul                : Sehidup sesurga denganmu

Penulis             : Asma Nadia

Penerbit           : KMO Indonesia

Tahun Terbit     : 2020

Tebal halaman  :  334 hlm

Bentuk Karya    : Fiksi Prosa

ISBN                : 978 – 623 – 91616 – 8 – 2

peresensi         : Muhamad farzan priadi

 

Editor : Tia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4 KOMENTAR

  1. I loved as much as youll receive carried out right here The sketch is attractive your authored material stylish nonetheless you command get bought an nervousness over that you wish be delivering the following unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this hike

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Gus Nadir : Semua Sila dalam Pancasila Dapat Kita Lihat Penerapannya di Pesantren

0
Sumber gambar : Youtube BEMUNHASY UKMP MÖDERAT – Kamis, (22/04) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang (BEM-U) mengadakan acara Ramadan Edufest Mahasiswa bertajuk...
Pementasan Parade Teater (Dok. Atiq)

Parade Teater Mbureng, Silaturahmi Budaya Se – Jawa Timur Bertajuk “Tribute To Gus Dur”

63
ModeratPers - Unit kegiatan mahasiswa ( UKM ) Teater Mbureng Universitas Hasyim Asyim Asyari ( UNHASY) Menggelar acara silaturahim Budaya dan Parade Teater Se...

Prodi Akuntansi FE Unhasy Adakan Pengabdian Kepada Masyarakat Di SMA Kadiri Kras

15
Moderatpers.com - Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Hasyim Asy’ari (FE Unhasy) Tebuireng Jombang, telah melangsungkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Kadiri...

Sehidup Sesurga Denganmu

4
Sehidup Sesurga Denganmu merupakan karya Asma Nadia yang terinspirasi dari kisah nyata seorang pembantu rumah tangga yang sekarang menjelma menjadi pemilik sebuah brand kosmetik....

Terasastra #Bebas-2

8
 "If you want to find happiness, find gratitude." Sisi Lain Oleh: Mohammad Ilyas Masihkah kamu kecewa? Masihkah kamu menganggap tuhan tak berpihak padamu? Masihkah kamu berpikir semesta tak mendukungmu Bukankah...