spot_imgspot_imgspot_img
Rabu, Juni 12, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaUNEK-UNEKOpiniMasihkah Buku Jendela Dunia ?

Masihkah Buku Jendela Dunia ?

Berbincang tentang literasi, tentu melekat dengan aktivitas membaca menulis bahkan identik dengan buku. Tentu anda tidak asing pula dengan ungkapan buku adalah jendela dunia, entah perkataan siapa tapi ungkapan tersebut sering kali teringat setiap kali ada perbincangan tentang buku. Jika ungkapan itu ditarik pada masa sekarang, bagi saya jendela dunia bukan lagi buku saja tetapi gadget pun punya fungsi yang seperti demikian.

 

Gadget adalah jendela dunia, begitu ungkapannya yang lebih tepat dimasa sekarang sebab menjadi jendela dunia adalah tulisan yang kita baca dan membuat kita dapat bertambah wawasan. Digadget kita dapat melakukan segala hal yang kita inginkan membaca, bercerita, bahkan menulis.

 

Membahas tentang jendela, bukankah jendela tetaplah jendela ? tanpa dibuka ia tidak akan dapat memperlihatkan pada luasnya dunia. Yang menjadi penting bukan lagi persoalan buku maupun gadget tetapi kemauan membuka jendela atau kemauan membaca untuk mengenali dunia. Bagi goenawan mohammad pendiri majalah tempo kemampuan membaca adalah rahmat dan kegemaran membaca adalah kebahagiaan. Ungkapan tersebut sebagai gambaran rendahnya kemampuan maupun kegemaran membaca sehingga menjadi langka. Ada yang mampu membaca namun tidak gemar.

Langkah awal untuk memiliki kemampuan membaca adalah dekatkan buku maupaun bacaan dengan kita, bawa kemanapun anda pergi sehingga bacaan tersebut dapat mengisi waktu luang kita. Selain itu hal lain yang dapat dilakukan ikutilah acara yang berkaitan dengan buku seperti bedah buku agar meningkatkan semangat membaca. Anda adalah apa yang anda baca.
Jika membaca adalah membuka jendela dunia, maka menulis ada langkah menelusuri dunia. Setelah terbiasa dengan membaca cobalah mengembangkan dengan menulis, menulis memiliki banyak fungsi diantaranya sebagai peningkat mutu baca. Bagi A.S. Laksana menulis sangatlah penting pun tidak ada ide tetaplah menulis yang menjadi penting saat menulis adalah sebuah kemauan. Saat anada sudah terbiasa dengan menulis maka anda akan merasa haus dengan membaca, begitupun sebaliknya keduanya saling berkaitan. (Naz)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Senin Puisi (Senpus)

2
Telepaty Oleh: Mailinda Putri Anggia Sari Disaat orang-orang bertanya Tentang suatu kata Yang mengekspresikan diri ini Tetapi diri ini membisu   Pemikiran yang menyatu dengan perasaan Takkan bisa dikatakan Takkan mampu diperkirakan Tetap aksi...

Mahasiswa Prodi PGMI gelar Pentas Seni Tari dan Musik Part 2

4
Dalam rangka praktik Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah seni tari dan musik, mahasiswa semester 2 Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Hasyim...

Review Music: “Happy Skinnyfabs”

648
Judul : Happy Genre : Pop, Musik populer Durasi : 3:26 Penulis lirik : Andhika Wira Respati Karies Penyanyi : Andhika Wira Respati Karies Tahun rilis : 5 ,...

Rahasia dan Harapan dibalik angka 02.02.20

0
Moderatpers.com - Dibalik angka 02.02.20 mengisahkan duka mendalam bagi bangsa khususnya Tebuireng Jombang. Ya, Dr. Ir. KH Sholahuddin Wahid atau sapaan akrabnya Gus Sholah,...

OPEN RECRUITMEN

6
SALAM PERS MAHASISWA!✊🏻✊🏻 Haii… kalian Mahasiswa/i Universitas Hasyim Asy'ari Jombang yang berminat menambah wawasan dan pengalaman berorganisasi. Kami menyediakan wadah bagi kamu yang memiliki potensi,...