spot_imgspot_imgspot_img
Minggu, Juni 23, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaMÖDERATKontribusi"Outing Class" Study Kelas Unggulan MI Sulaimaniyah

“Outing Class” Study Kelas Unggulan MI Sulaimaniyah

moderatpers – Pada hari Rabu, 14 Desember 2022 siswa-siswi MI Sulaimaniyah Kauman Mojoagung, khususnya kelas 1-2 unggulan sangat bersemangat. Hari itu MI Sulaimaniyah mengadakan Out Class (OC) bersama siswa-siswi kelas 1-2 unggulan, Untuk membantu mencapai keberhasilan dalam studi serta membangun keseimbangan dalam pembelajaran agar siswa cerdas dan aktif, siswa perlu diajarkan bagaimana mereka belajar secara real dan nyata serta dapat membangun interaksi dengan orang lain maka diadakannya kegiatan program outclass ini dan dilaksanakan di Pusat Kerajinan Manik-Manik di Ds. Plumbon Gambang, Gudo, Jombang.

Mengapa mereka pergi ke Pusat Kerajinan Manik-Manik?

Sebelum melajuh terlalu jauh, akan kami jelaskan sedikit menggapa di MISKAMA memilih kegiatan outing class “pada pusat kerajinan manik-manik”

Pembelajaran outing class sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti :

  1. Mengajak peserta didik untuk melakukan kegiatan di luar, misalnya merawat tanaman di halaman sekolah, mengamati benda-benda yang ada di sekitar sekolah, bercerita di taman sekolah.
  2. Mengajak peserta jalan-jalan dan memberi tugas pada peserta didik untuk mengamati apa yang dilihatnya.
  3. Mengadakan outbond di alam terbuka.
  4. Melakukan pembelajaran di dunia industri dan dunia usaha.

Dari ke-3 hal tersebut MISKAMA sudah sering menerapkan pembelajaran tersebut kepada para peserta didiknya. Lalu untuk point yang ke-4 pihak madrasah sepakat untuk mengajak para peserta didiknya belajar di dunia usaha.

Definisi mengajar di luar kelas secara khusus adalah kegiatan belajar mengajar antara guru dan murid, namun tidak dilakukan di dalam kelas, tetapi di lakukan di luar kelas atau alam terbuka, sebagai kegiatan pembelajaran siswa. Misalnya, bermain di lingkungan sekolah, taman, perkampungan pertanian, nelayan, berkemah dan kegiatan yang bersifat petualangan, serta pengembangan aspek pengetahuan yang relevan. Berbagai kegiatan dan banyak ilmu yang didapat seluruh siswa-siswi kelas 1-2 unggulan.

Apa yang dilakukan siswa-siswi kelas 1-2 unggulan di Pusat Kerajinan Manik-Manik?

Sekitar pukul 07.30 anak-anak kelas 1-2 unggulan berbaris dengan rapi dan tertib sebelum naik kendaraan, dan tiba di lokasi yang kemudian langsung disambut hangat oleh pengelola setempat. Kegiatan ini di mulai dengan anak-anak mengetahui proses pembuatan manik-manik dari pecahan kaca apapun yang diolah hingga menjadi manik-manik. Setelah mengetahui proses pembuatan manik-manik, anak-anak di latih meronce dan membuat barang-barang dari bahan tersebut berupa gelang hingga menjadi barang yang bernilai tinggi. Anak-anak pun sangat senang dan menikmati sekali suasana pada kegiatan out class study di Pusat Kerajinan Manik-Manik ini.

Sangat asik dan menyenangkan jika melihat mereka bisa secara langsung bagaimana cara membuat kerajinan dari manik-manik. Ceria, gembira itulah yang data kita lihat dari foto tersebut , outing class yang sangat menyenangkan bukan.

Ada banyak sekali Manfaat pembelajaran outing class dimana kegatan itu akan menambah pengetahuan dan kecintaan peserta didik terhadap alam sekitar, mengurangi kejenuhan dalam belajar sehingga mudah menerima informasi, menambah kepedulian tentang alam sekitar, meningkatkan kemampuan dalam bercerita, merangsang kreativitas, menambah pengetahuan guru dalam merencanakan strategi pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar. Dan hal yang sangat luar biasa dalam keiatan itu adalah peserta didik mendapat pengalaman yang sangat menakjubkan dapat merangkai sendiri manik-manik yang di inginkannya.

Acara di lanjutkan dengan evaluasi kegiatan dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga madrasah atas kerja sama tim yang baik. Harapannya kegiatan out class yang diselenggarakan oleh MI Sulaimaniyah Kauman Mojoagung dapat agar siswa dapat memperoleh pengalaman yang menarik yang merangsang siswa untuk lebih giat dalam belajardan mempererat hubungan antara guru dan murid. Serta menumbuh kembangkan rasa cinta kepada madrasah.

 

Oleh : Nova Dwi Anugrah (Kontributor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Keren!!!Dekan FE Unhasy Jadi Pembicara di Webinar UiTM Malaysia

0
LPM FUM – Senin, (18/01/2020), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hasyim Asy’ari bekerja sama dengan Tim Kelompok D’Bankers Universiti Teknologi Mara (UiTM) Cawangan Negeri...

Sertifikat Workshop Hoax Busting And Digital Higiene_UKM FUM UNHASY

55
klik link dibawah ini untuk mencari sertifikat anda!👇 https://drive.google.com/folderview?id=12dptjdUru3xTIQKeboBO3BmklqZsaU1F yang namanya salah /tidak ada bisa tinggalkan jejak di comen dengan format : Nama : Institut / Tempat Bekerja...

Menurunnya Eksistensi Koran sebagai Media Komunikasi Masa Kini

21
ModeratPers - Dalam era digital yang semakin maju, koran sebagai media komunikasi tradisional menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya. Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku...

Batik dan Sejarahnya

30
Batik menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada abad-21. Batik dinilai sebagai identitas bangsa Indonesia dan menjadi bagian penting seorang Warga...
Demokrasi pers

Memahami Makna Demokrasi Dan Kaitannya Dengan Lembaga Pers Di Indonesia

15
Moderatpers.com – Demokrasi bisa diartikan dengan 'dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat'. Kebebasan demikian diberikan oleh pemerintah agar rakyat bisa menentukan ketentraman bersama...