spot_imgspot_imgspot_img
Rabu, Juni 12, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBERITAJombangKomunitas Teater Ruwet, Tampilkan Nilai Perjuangan Lewat Lakon SOBRAT

Komunitas Teater Ruwet, Tampilkan Nilai Perjuangan Lewat Lakon SOBRAT

Moderatpers.com – Panggung teater Jombang kembali diramaikan dengan produksi terbaru dari Komunitas Teater Ruwet (Rupo Welas Ati), dengan judul SOBRAT yang diambil dari nama tokoh utama. Aksi pementasan kali ini dilaksanakan di Gedung Juang Jl.Gatot Subroto No 169 Kepanjen – Jombang yang dimulai dari tanggal 16 – 17 November 2019.

Panggung teater Jombang kembali diramaikan dengan produksi terbaru dari Komunitas Teater Ruwet (Rupo Welas Ati), dengan judul SOBRAT yang diambil dari nama tokoh utama. Aksi pementasan kali ini dilaksanakan di Gedung Juang Jl.Gatot Subroto No 169 Kepanjen – Jombang yang dimulai dari tanggal 16 – 17 November 2019.\n\n Pementasan yang berjudul Sobrat karya Athur S Nal lan sukses digelar dalam tiga kali pementasan yang pertama pada tgl (16/11) pukul 19.00 dan tgl (17/11) pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB, “dilakukan tiga kali karena sudah keputusan tim produksi juga agar teman – teman lebih totalitas saja” jelas Nadzir. Pementasan ini melibatkan 6 Aktor utama diantaranya Sobrat diperankan oleh Faiz, Rasminah oleh Mila, Bu lopen oleh Karimah, Ina Ghonar oleh Yeye, Wak Bromo oleh Bang Koko, dan Samolo oleh Ari Colo yang merupakan sahabat Sobrat serta beberapa Aktor pendukung lainnya.\nMenampilkan sebuah aksi teater Sobrat ini tidaklah mudah Sutradara M. Nadzir berusaha membuat tampilan modern dalam pementasan dengan tanpa menghilangkan suasana 14 tahun yang lalu “karena dalam pementasan ini mengambil tema Umentrevik, kembali seperti tahun 2005” ungkapnya.\nPementasan ini ditunjukkan kepada masyarakat umum khusunya para pelajar karena ada pihak yang ikut memberikan asupan dana dengan syarat targetnya adalah Pelajar, karena sasaran utama pementasan ini adalah para pelajar maka ada banyak sekali pesan moral yang bisa diambil dari pementasan tersebut, salah satunya adalah “seseorang tidak bisa mengambil satu langkah dengan cepat tanpa harus mempertimbangkannya dua hingga tiga langkah selanjutnya, serta jangan pernah sombong atas apa yang sudah dimiliki karena roda kehidupan selalu berputar”.\n(Nur Fadilah)

Pementasan yang berjudul Sobrat karya Athur S Nal lan sukses digelar dalam tiga kali pementasan yang pertama pada tgl (16/11) pukul 19.00 dan tgl (17/11) pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB, “dilakukan tiga kali karena sudah keputusan tim produksi juga agar teman – teman lebih totalitas saja” jelas Nadzir. Pementasan ini melibatkan 6 Aktor utama diantaranya Sobrat diperankan oleh Faiz, Rasminah oleh Mila, Bu lopen oleh Karimah, Ina Ghonar oleh Yeye, Wak Bromo oleh Bang Koko, dan Samolo oleh Ari Colo yang merupakan sahabat Sobrat serta beberapa Aktor pendukung lainnya.
Menampilkan sebuah aksi teater Sobrat ini tidaklah mudah Sutradara M. Nadzir berusaha membuat tampilan modern dalam pementasan dengan tanpa menghilangkan suasana 14 tahun yang lalu “karena dalam pementasan ini mengambil tema Umentrevik, kembali seperti tahun 2005” ungkapnya.
Pementasan ini ditunjukkan kepada masyarakat umum khusunya para pelajar karena ada pihak yang ikut memberikan asupan dana dengan syarat targetnya adalah Pelajar, karena sasaran utama pementasan ini adalah para pelajar maka ada banyak sekali pesan moral yang bisa diambil dari pementasan tersebut, salah satunya adalah “seseorang tidak bisa mengambil satu langkah dengan cepat tanpa harus mempertimbangkannya dua hingga tiga langkah selanjutnya, serta jangan pernah sombong atas apa yang sudah dimiliki karena roda kehidupan selalu berputar”.

(Nur Fadilah)

Avatar photo
Nur Fadlilah
Mahasiswa PBA Unhasy dan Aktif di UKMP Moderat Unhasy

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Batik dan Sejarahnya

15
Batik menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada abad-21. Batik dinilai sebagai identitas bangsa Indonesia dan menjadi bagian penting seorang Warga...

UNHASY Berduka, Wakil Rektor III, Dr. Mif Rokhim, MA Tutup Usia

3
MöDERATPERS.com – Sabtu, (10/07), Innalillahi wa innailaihi raji’un, Civitas akademika dan keluarga besar Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng Jombang kembali berduka. Sabtu pagi, berkisar...
Resolusi Jihad pesantren

Tanggapi Soal Resolusi Jihad, Gus Ipang: Setiap Zaman Ada Orangnya Dan Setiap Orang Ada...

0
Moderatpers.com - H. Irfan Asy’ari Sudirman atau yang akrab disapa Gus Ipang memberikan komentarnya seputar refleksi sejarah resolusi jihad untuk kaum muda milenial dalam...
Bulan Dzulhijjah merupakan bulan terakhir dalam kalender hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum). Ada banyak keutamaan yang terdapat pada 10 hari pertama dalam bulan ini. Apa sajakah itu, berikut ulasannya.

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

0
Moderatpers - Bulan Dzulhijjah merupakan bulan terakhir dalam kalender hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum). Ada banyak keutamaan...
Sejarah Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng

Sejarah Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng

36
Moderatpers.com - Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an (MQ) merupakan salah satu pesantren yang terletak di daerah Tebuireng, Jombang. Pesantren ini berdiri pada tanggal 27 Syawal...