spot_imgspot_imgspot_img
Rabu, Juni 12, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBERITADies Natalis yang ke-3, BEM FAI UNHASY Adakan Lomba Kaligrafi Kedua di...

Dies Natalis yang ke-3, BEM FAI UNHASY Adakan Lomba Kaligrafi Kedua di Indonesia


Möderatpers.com- Dalam rangka merayakan Dies Natalis yang ke-3, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari (BEM FAI Unhasy) mengadakan lomba Musabaqah Khat Naskhi tingkat nasional untuk umum dan mahasiswa pada Jumat, (18/06/). Lomba kaligrafi khat naskhi ini, perdana diadakan oleh Unhasy, dan menjadi yang kedua di Indonesia. Terdapat 20 peserta yang mengirimkan karya dari 25 peserta yang terdaftar. Hal itu diakui oleh Ustadz Atho’ salah satu juri pada perlombaan tersebut yang mengatakan “Untuk sebuah lomba dengan peraturan yang sangat rinci dan risiko yang cukup tinggi, berhasil mencapai (peserta) itu sangat hebat, apalagi dengan proses penjurian yang berstandar internasional,” tegasnya saat di wawancarai di Kampus C Unhasy.

Atho’illah, M.A, dan M. Nur, Lc. M.A, dipilih sebagai dewan juri oleh panitia pada lomba kaligrafi tersebut. Pemilihan kedua juri ini didasari oleh prestasi yang pernah diraih dari keduanya. Ustadz Atho’ merupakan direktur Sekolah Kaligrafi Al-Qur’an (SAKAL) Ponpes Denanyar, Jombang dan pernah meraih penghargaan dari Lembaga Seni dan Budaya Islam Internasional di Turki. Sedangkan, Ustadz M. Nur merupakan direktur Markaz Khat Ponpes Gontor, Ponorogo, Jawa timur dan pernah menjuarai lomba kaligrafi. Selain itu, penanggung jawab lomba, M. Iqbal S. mengatakan “Secara keilmuan dan pengalaman beliau berdua sudah diakui juga, makanya layak kami jadikan juri,” tegasnya.

Dewan juri mengapresiasi perlombaan yang diadakan oleh BEM FAI ini. Menurut Ustadz Atho’, lomba kaligrafi khat klasik seperti ini jarang sekali ditemukan di Indonesia, apalagi dengan peraturan yang ketat seperti pemakaian jenis kertas dan madrasah yang dianutnya. Selain itu, ustadz Atho’ sangat mengapresiasi keberanian dari panitia yang mengadakan lomba dengan risiko yang cukup tinggi.

Direktur SAKAL Denanyar itu berharap perjuangan panitia tidak berhenti sampai disini saja, tetapi juga berkesinambungan sebagai sarana pembelajaran dan mencerdaskan peserta. Terakhir, ia berpesan “Kalau mau membuat lomba apa pun itu jangan sampai kapitalisasi. Karena menurut Saya diluar sana masih banyak sekali lembaga penyelenggara lomba yang melakukan kapitalisasi, lembaga yang berharap mendapat keuntungan dari perlombaan. Itu tidak baik,” ungkapnya diakhir wawancara.

Pewarta : M. Irfan Maulana (Magang Redaktur Views & News UKMP Moderat)
Editor : Rokhimatul Inayah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Peringati 1 Muharram, Forsil Adakan Happy Camp bersama 100 Anak Yatim dan Dhuafa

0
  MINHA.Pers- Dalam rangka memperingati pergantian tahun kalender Hijriyah di bulan Muharram, FORSIL (Forum Lembaga Amil Zakat) se-Kabupaten Jombang bersama Bem Unhasy mengadakan acara Happy...

Ta’aruf Maba PAI Unhasy, Kenalkan Mahasiswa Pada Tridharma Perguruan Tinggi

2
Moderatpers - Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Agama Islam (HMP - PAI) universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) adakan kegiatan ta'aruf yang di ikuti oleh mahasiswa...

Mahasiswa Prodi PGMI gelar Pentas Seni Tari dan Musik Part 2

4
Dalam rangka praktik Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah seni tari dan musik, mahasiswa semester 2 Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Hasyim...

Keprihatinan Kaum Minoritas Yang Tertindas

6
mahasiswa sebagai Agent Of Control seharusnya mampu bertindak secara Pluralisme Indonesia yaitu, Memanusiakan Manusia.

Pisah kenang mahasiswa AMSP UNHASY di SMPN 1 Jombang

0
moderatpers - Penutupan Program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY)  di SMPN 1 Jombang pada (23/12/22). Mahasiswa...