spot_imgspot_imgspot_img
Rabu, Juni 12, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaUNEK-UNEKArtikelSepak Terjang Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam Mendirikan Nahdlatul Ulama' di...

Sepak Terjang Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam Mendirikan Nahdlatul Ulama’ di Tebuireng

Moderatpers.com – Siapa yang tak kenal Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari? Sosok maha guru pendiri pondok pesantren Tebuireng dan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul ‘Ulama (NU). Semasa hidupnya, Kiai Hasyim dikenal sebagai sosok leader yang tangguh dan berprinsip.

“Hal ini dapat dibuktikan dengan keteguhan beliau pada masa awal merintis pondok Tebuireng.  Waktu itu usia beliau masih sangat muda, sekitar 28 tahun,” ungkap Achmad Shidiqur Razaq (Salah satu ustadz di Madrasah Mu’allimin Tebuireng), Sabtu, (29/01).

Kiai Hasyim mendirikan pondok pesantren Tebuireng pada tanggal 3 Agustus 1899 M. Kala itu, pesantren Tebuireng masih berbentuk bangunan kecil yang terbuat dari anyaman bambu, berukuran 6 X 8 meter. Bangunan sederhana itu di sekat menjadi dua bagian. Bagian belakang di jadikan tempat tinggal Kiai Hasyim bersama istrinya, Nyai Khodijah. Sedangkan, bagian depan di jadikan tempat salat (musala).

Dok. Foto : Tampak depan gerbang Pondok Pesantren Tebuireng masa kini
Dok. Foto : Tampak depan gerbang Pondok Pesantren Tebuireng masa kini

Kehadiran Kiai Hasyim di Tebuireng tidak langsung di terima baik oleh masyarakat. Intimidasi dan Fitnah datang bertubi-tubi. Tidak hanya Kiai Hasyim yang diganggu, para santrinya pun juga ikut di teror. Teror itu dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tidak menyukai kehadiran Kiai Hasyim dan pesantren Tebuireng.

Bentuk dari penerorannya pun beraneka ragam. Ada yang berupa pelemparan batu, kayu, atau penusukan senjata tajam ke dinding tratak. Para santri juga seringkali harus tidur bergerombol di tengah-tengah ruangan, karena takut tertusuk benda tajam. Gangguan juga dilakukan di luar pondok, dengan mengancam para santri untuk meninggalkan Kiai Hasyim.

Ketika gangguan semakin membahayakan dan menghalangi sejumlah aktifitas santri, Kiai Hasyim lalu meminta bantuan sahabat-sahabatnya dari berbagai daerah untuk membantu mengajarkan ilmu kanuragan kepada santri-santrinya. Walhasil, sedikit demi sedikit, para pengganggu pun dapat di atasi.

Baca Juga : MHQ, Pondok Qur’an Rintisan di Kawasan Tebuireng Jombang

Setelah 27 tahun merintis pendirian pesantren Tebuireng, tepatnya 31 januari 1926 M, Kiai Hasyim lantas mendirikan organisasi Nahdlatul Ulama’ (NU).  Sebelum Nahdlatul Ulama lahir, telah hadir beberapa perkumpulan umat Islam yang menjadi cikal bakalnya. Seperti lahirnya Taswirul Afkar (Potret Pemikiran) tahun 1914, Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air) tahun 1916, dan Komite Hijaz pada tahun 1925.

Perkumpulan-perkumpulan ini tidak lepas dari ide KH. Wahab Hasbullah, salah satu santri Kiai Hasyim yang dikenal sebagai penggerak lahirnya NU. Ketika Kiai Wahab mengungkapkan keinginannya kepada Kiai Hasyim untuk mendirikan sebuah organisasi keagamaan, Kiai Hasyim pun tak langsung mengiyakan.

Kiai Hasyim memikirkannya matang-matang. Mengingat, di Indonesia telah berdiri banyak organisasi keislaman seperti SI (Serikat Islam) yang didirikan oleh HOS Cokroaminoto; Al-Irsyad yang didirikan oleh Ahmad Surkati; dan Muhammadiyah yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan. Kiai Hasyim tak ingin menimbulkan perpecahan umat Islam di Indonesia, apalagi dengan pengaruh Belanda yang cukup kuat kala itu.

“Kyai Hasyim Asy’ari dalam mendirikan Nahdlatul Ulama adalah sosok kiai yang tidak mau gegabah dan mencintai perdamaian”, kata Ustadz Razaq.

Keresahan yang dihadapi oleh Kiai Hasyim juga dirasakan oleh gurunya, Syaikhona Kholil Bangkalan. Syaikhona Kholil pun tidak tinggal diam atas masalah yang menerpa santri-santrinya, terlebih Kiai Hasyim.

Baca Juga : 95 Tahun Lahirnya Nahdlatul ‘Ulama

Akhirnya, Syaikhona Kholil menyuruh salah satu santrinya yang beranama KH. As’ad Syamsul Arifin untuk mengantarkan tongkat dan membacakan surat Thaha ayat 17-23 kepada Kiai Hasyim sebagai isyarat bahwa beliau meridai keinginan Kiai Hasyim untuk mendirikan organisasi keagamaan.

Namun demikian, meskipun sudah mendapat petunjuk dari sang guru, Kiai Hasyim tak kunjung mendirikian organisasi yang telah diusulkan KH. Wahab Hasbullah. Akhirnya, Syaikhona Kholil menyuruh kembali Kiai As’ad untuk mengantarkan pesan kedua yang mengandung maksud sebagaimana isyarat pertama.

Pesan itu berupa tasbih dan perintah agar Kiai Hasyim mengamalkan asma’ ya Qahhar dan ya Jabbâr. Dengan adanya isyarat kedua dari gurunya, diskusi dengan banyak ulama’, dan berbagai tirakat yang Kiai Hasyim lakukan, menjadikannya mantap untuk mendirikan NU.

Tidak terasa, NU pun kini sudah berusia 96 tahun, dan mampu menjadi ormas Islam terbesar di Indonesia, yang pengaruhnya mendunia. Pengaruh Kiai Hasyim selama puluhan tahun merintis pendirian pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama juga tetap terasa hingga kini. Terbukti, Tebuireng telah melahirkan banyak ulama di seluruh Indonesia dan konsisten dalam melanjutkan estafet perjuangan dakwah Islam.

 

Pewarta : Halimatus Sholihah

Editor : Inni Shofia Amalia

 

 

 

 

 

10 KOMENTAR

  1. Today, I went to the beachfront with my kids. I found a sea shell and gave it to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and screamed. There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She never wants to go back! LoL I know this is entirely off topic but I had to tell someone!

  2. Hiya, I am really glad I have found this info. Today bloggers publish just about gossips and internet and this is really irritating. A good website with interesting content, this is what I need. Thanks for keeping this web-site, I’ll be visiting it. Do you do newsletters? Can’t find it.

  3. It is perfect time to make a few plans for the future and it’s time to be happy. I have read this post and if I could I desire to counsel you few fascinating things or advice. Maybe you can write subsequent articles referring to this article. I want to learn more things approximately it!

  4. This is very interesting, You’re a very skilled blogger. I have joined your rss feed and look forward to seeking more of your great post. Also, I have shared your website in my social networks!

  5. Hey there, You’ve done an incredible job. I’ll definitely digg it and individually recommend to my friends. I am confident they’ll be benefited from this website.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Foto : Penyampaian Materi Fikih Thaharah (dok. Ima)

Beri Wawasan Bersuci, KDLK UNHASY Desa Bendungan Gelar Kajian Fikih Thaharoh

0
ModeratPers - Mahasiswa program kuliah di luar kampus (KDLK) Universitas Hasyim Asy’ari kelompok 05 adakan kegiatan kajian Fikih Thaharah. Kegiatan ini bertempat di TPQ...

Senin Puisi (SenPus) #Bebas-2

0
Dewasa Karya: Zanatul Faizah Dewasa Ternyata tak sesuai realita Tak seperti yang aku kira Tak begitu banyak cerita bahagia Dewasa Bukan tentang usia Melainkan tentang isi kepala Bukan tentang apa yang kita kira Melainkan...
Foto : Suasana Demo Aliansi Cipayung Di Depan Pendopo Jombang

Dekati Akhir Periode, Mahasiswa Aliansi Cipayung Demo Tagih Janji Bupati Jombang

6
ModeratPers - Mendekati berakhirnya periode kepemimpinan Mundjidah Wahab dan Sumrambah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang, mahasiswa aliansi cipayung gelar aksi demo untuk menagih...
Bertepatan Dengan Hari Pahlawan, Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari (MINHA) Resmi Dibuka Kembali

Bertepatan Dengan Hari Pahlawan, Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari (MINHA) Resmi Dibuka Kembali

0
Moderatpers.com - Bertepatan dengan peringatan hari pahlawan, Rabu (10/11) Pondok Pesantren Tebuireng resmi membuka kembali (launching) Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari (MINHA) dalam...
era digital siber

Menghadapi Era Digital, CILATION Gelar Webinar Edukasi Hukum Siber

20
Moderatpers.com – Sabtu, (18/08), Future Leader Summit (FLS) menggelar webinar dan diskusi publik “CILATION : Cyber Law In Action” via zoom teleconference meeting. CILATION...