spot_imgspot_imgspot_img
Rabu, Juni 12, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBERITAKampusKumpulan puisi hari pahlawan 10 November

Kumpulan puisi hari pahlawan 10 November

1.Memori Bersejarah
Oleh : Delima Ami Adyaksyah

Yang selalu berjuang tanpa pamrih.
Yang selalu bersemangat tiada letih.
Yang selalu membulatkan hingga tak lagi berselisih.
Yang selalu melangkah maju hingga lupa untuk menyisih.

Kau lah satria dengan gagah tetap membela.
Tanpa mundur selangkah dari penjajah yang bersenjata.
Kau lah pahlawan bagi bangsa Indonesia.
Tanpa sedikit terlupa meskipun zaman kian menua.

Karena mu lah,
Sejarah Indonesia selalu terbingkai dalam memori seluruh rakyat Indonesia.

Jombang, 10 November 2020.

2. Sepuluh November Terkenang
Oleh : Delima Ami Adyaksyah

Dengan gagahnya seluruh rakyat menyeru untuk melawan.
Menyamakan langkah hingga membentuk kesatuan.
Banyak yang gugur di dalam medan perang,
Tangis dan teriak menggema disetiap detak berjuang.

Sepuluh November terkenang,
Ada tangis terngiang dihempas udara,
Ada dentuman keras di kaki langit cakrawala.

Keberanian terusung dalam jeritan,
Menggemparkan ketakutan pada setiap penyergapan.

Sepuluh November terkenang,
Bukti cinta tanah air para pahlawan kemerdekaan.

Jombang, 10 November 2020

3. Kilas Balik Perjuangan
Oleh : Delima Ami Adyaksyah

Berduyun-duyun para pejuang.
Menghentakkan kaki dan teriakan.
Menjunjung persatuan dalam berjuang.
Tanpa surut upaya menangkis penjajahan.

Laksana benteng bersatu yang kuat.
Rakyat berseru tiada patah semangat.
Sembari menyeka tangis yang tiada tersemat.
Bersatu padu melingkar dalam tekad.

Tak usah mendekap kegentaran.
Terlucut duka yang menghunjam penderitaan.
Menggelorakan api-api keberanian.
Atas nama rakyat yang bersedia menegakkan kemerdekaan.

Jombang, 10 November 2020

4.Syair untukmu Pahlawan
Oleh : Fatimatuz Zahroh


Cucuran keringat di tubuhmu
Darah yang mengalir dalam ragamu
Tak patahkan semangat juangmu
Kala itu
Untuk meraih harapan
Akan sebuah kemerdekaan

Tekadmu yang membara
Dengan gagah tegap kau berdiri
Tak pedulikan rasa sakit
Demi sang bumi pertiwi ini

Kini kita bisa menikmati
Indahnya negeri ini
Terimakasih atas jasa dan pengorbanan
Para pejuang sejati
Merekalah pahlawan bangsa ini

Terkenang lah jasamu
Kita teruskan perjuanganmu
Untuk meneruskan asa dan harapan bagi Bangsa Indonesia tercinta ini
Semoga jasa dan pengorbananmu kala itu
Di balas dengan kuasa ilahi Rabbi.

Jombang,10 November 2020

5. Pahlawan santri
Oleh Nasywa Kamila Nur Firdausia

Kabut menerpa
Mendung menyelimuti
Membekas kenangan tentang perjuangan seorang santri
Maju memperjuangkan harga diri
Maju merdeka atau mati
Luka yang hampir mengiris nadi
Luka mu kini menjadi saksi
Cinta mu pada negri
Takbir berkumandang,…
ALLAHUAKBAR!!!
Menegas kan begitu semangat nya seorang santri
Engkau lah kesatria pelindung negri
Ini negeri kita
Kitalah yang berhak menepati
Kini aku di sini
Di tempat mu berdiri
Ku penuhi harapan mu untuk negeri

Kalimantan, 10 November 2020

6. Sang Pejuang
Oleh Ayu Astuti


Terlahir dari sebuah gagasan
Prinsip yang menjadikanmu berlambang
Bersumber dari perjuangan rakyat
Berhembuskan nafas kemerdekaan

Pelecehan….
Pembunuhan….
Dan pembantai yang dihiasi bunga api
Yang disertai cucuran darah yang menjadi-jadi

Tubuhmu berukir simbol yang penuh makna
Terselip akan impian
Berlampirkan akan banyaknya harapan
Hingga menjadikanmu gagah bersinar

Bambu runcing yang selalu menemani
Kaki telanjang penuh luka
Pakaian lusuh dengan beribu wangi
Basah tubuhmu, kering tubuhmu
Kini menghantarkan bangsa ini
Kedalam kemerdekaan yang hakiki

Kalimantan, 10 November 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Pementasan Parade Teater (Dok. Atiq)

Parade Teater Mbureng, Silaturahmi Budaya Se – Jawa Timur Bertajuk “Tribute To Gus Dur”

69
ModeratPers - Unit kegiatan mahasiswa ( UKM ) Teater Mbureng Universitas Hasyim Asyim Asyari ( UNHASY) Menggelar acara silaturahim Budaya dan Parade Teater Se...
https://pin.it/62Ympde

Cerpen : Wajah Terakhir

1
Subuh buta. Irul melihat wajah Emak nan kuyu yang dulu ayu. Sekarang, tampak memutih rambut, dan wajah semakin keriput. Ia takut, wajah itu kelak...

Lembaga Bahasa Unhasy Adakan Webinar Nasional Dengan Tema “Meningkatkan Kritis Dan Analitis Mahasiswa”

0
Möderatpers.com- Minggu, (06/06) Lembaga bahasa Universitas Hasyim Asy’ari menyelenggarakan acara webinar nasional dengan tema “Meningkatkan Kritis Dan Analitis Mahasiswa” dengan inti pembahasan tentang...

Senin Puisi (SenPus)

0
Stigma   Karya: SanskaraPena Ku tak tau bagaimana itu berkembang Hal besar terjadi diujung ambang Tanpa seorang pun menghiraukan Tentang perubahan di sekitar lingkungan Seorang generasi bangsa Yang seharusnya fokus akan cita-cita Terhalang...
Foto : Seluruh Peserta Leadership Camp MPPI 2023

Tingkatkan Personal Branding Dan Jiwa Kepemimpinan, HMP MPI Adakan Leadership Camp

5
moderatpers - Meningkatkan personal branding dan melatih jiwa pemimpin, Himpunan mahasiswa prodi (HMP) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) mengadakan Leadership Camp, kegiatan ini diselenggarakan di...