spot_imgspot_imgspot_img
Kamis, Juni 20, 2024
spot_imgspot_imgspot_img
BerandaBERITAJelang MTQMN Ke-XVII, Kafilah UNHASY Gelar Seleksi Internal

Jelang MTQMN Ke-XVII, Kafilah UNHASY Gelar Seleksi Internal

ModeratPers – Jelang Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional ke – XVII pada bulan November di Universitas Brawijaya Malang, kafilah Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) gelar seleksi internal yang dilaksanakan di aula gedung A pada Selasa (15/8).

Dalam pelaksanaan seleksi, UNHASY bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unit Pengembangan Tahfidhul Qur’an (UPTQ), Asosiasi Mahasiswa Seni Kaligrafi (AMSYAK), dan Ikatan Mahasiswa Pecinta Sholawat (IMPS) untuk menjaring para calon peserta . Ada sebanyak 35 pendaftar yang mengikuti seleksi tersebut.

Nantinya akan ada 14 dari total 15 cabang lomba yang akan di ikuti oleh mahasiswa. Cabang lomba meliputi Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) 10 – 30 Juz, ¬Tilawah, Tartil, Kaligrafi, Karya tulis ilmiah, dan sebagianya. UNHASY hanya absen di cabang Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an (DAQ).

“Dari total 15 cabang, kita hanya absen di cabang desain aplikasi, nantinya para peserta akan diuji dan dibina langsung oleh pembina yang kompeten di tiap – tiap cabangnya”, Ucap Masrokhin, selaku pimpinan official UNHASY.

Dari total pendaftar yang masuk, ada beberapa cabang yang punya kesempatan untuk lolos secara langsung tanpa seleksi, seperti cabang karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIA), dan Musabaqoh Fahmil Qiur’an (MFQ). Hal ini dikarenakan minimnya pendaftar di cabang tersebut.

Peserta yang ikut dalam seleksi internal ini tidak hanya mahasiswa yang berasal dari fakultas agama islam (FAI) saja, beberapa peserta juga berasal dari fakultas umum seperti Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

“ Anak PAI (Pendidikan Agama Islam) hafal Al-Qur’an udah biasa, anak bahasa Arab bisa kaligrafi udah biasa, tapi ini ada prodi umum yang menjadi delegasi, ini sangat luar biasa. Ini sesuai pesan Gus Sholah, apapun prodinya rasa pesantren tetap harus terlihat”, sambung Masrokhin.

Aminuddin Aziz, selaku wakil rektor II UNHASY sangat mendukung dan meng-apresiasi kegiatan ini. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, para mahasiswa dapat meraih pengalaman serta membawa harum nama UNHASY.

“Ini akan menjadi pengalaman untuk mahasiswa dan semoga bisa sukses mengharumkan nama universitas”, Ujar wakil rektor yang akrab disapa Pak Amin.

Rencananya sebelum mengikuti MTQMN di Malang, para peserta terpilih akan mengikuti ajang festival Qur’ani di UIN Sunan Ampel Surabaya.

 

Pewarta : M. Maksum Ali

2 KOMENTAR

  1. Izin kasih masukan ya, teman²🙃

    Pada paragraf ke 4, tepatnya pada tanda koma (,) sebelum tanda petik (“). Seharusnya, tanda koma (,) tersebut diletakkan sebelum tanda (“). Lalu, kata ‘ucap’ seharusnya ditulis dengan huruf awal kecil, karena kata ‘ucap’ berada di belakang tanda koma (,) bukan tanda titik (.) 😗♥

    Perbaikannya, seperti ini teman²🙃
    “Dari total 15 cabang, kita hanya absen di cabang desain aplikasi, nantinya para peserta akan diuji dan dibina langsung oleh pembina yang kompeten di tiap-tiap cabangnya,” ucap Masrokhin, selaku pimpinan official UNHASY.

    Kurang sesuainya penempatan tanda koma (,) juga terdapat pada paragraf ke 7. Tapi, penulisan huruf kapital untuk penggunaan dialog tag sudah benar. Perbaikannya seperti ini, teman²🙃

    “Anak PAI (Pendidikan Agama Islam) hafal Al-Qur’an udah biasa, anak bahasa Arab bisa kaligrafi udah biasa, tapi ini ada prodi umum yang menjadi delegasi, ini sangat luar biasa. Ini sesuai pesan Gus Sholah apapun prodinya rasa pesantren tetap harus terlihat,” sambung Masrokhin.

    Lalu, pada paragraf ke 9, teman² mengalami kesalahan seperti yang pertama. Yaitu: kurang tepatnya penemoatan tanda koma (,) serta penulisan huruf kapital. Perbaikannya, kira² seperti ini yaaa🙃

    “Ini akan menjadi pengalaman untuk mahasiswa dan semoga bisa sukses mengharumkan nama universitas,” ujar wakil rektor yang akrab disapa Pak Amin.

    Semangat terus untuk teman² Moderat♥🔥🥀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Follow My

https://api.whatsapp.com/send/?phone=6285717777301

Baca Juga

Rating Konten Dakwah Media Sosial Instagram

10
Perkembangan teknologi informasi seperti salah satunya instagram menjadi sorotan publik di media massa, maupun kalangan pemerintah dan masyarakat sekitar. Pastinya, seluruh kalangan sudah mengenali...

Senpus (Senin puisi)

0
Tuhan dan rintihan ku Karya: Nasywa kamila nur firdausia Tuhan ingatkah Engkau Tentang tangis ku kala itu Tentang keputus asaan ku Yang tak berujung. Tentang takutku...
Sandiaga UNO Dalam Acara Wisuda UNHASY

Hadiri Wisuda UNHASY, Sandiaga Uno Berharap Wisudawan Jadi Pelopor Kebangkitan Ekonomi

13
Moderatpers - Menghadiri acara wisuda universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY), menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap para wisudawan mampu menjadi pelopor kebangkitan...
Pendapat Gus Nadir Tentang Kontekstualisasi Aswaja dalam Menjawab Tantangan Dunia

Pendapat Gus Nadir Tentang Kontekstualisasi Aswaja dalam Menjawab Tantangan Dunia

0
Moderatpers.com - Nadirsyah Hosen (Rais Syuriah PCINU Australia & Akedimisi Indonesia) sampaikan kontekstualisasi Aswaja dalam menjawab tantangan dunia pada Minggu (13/02). Pendapatnya itu di...

Keprihatinan Kaum Minoritas Yang Tertindas

8
mahasiswa sebagai Agent Of Control seharusnya mampu bertindak secara Pluralisme Indonesia yaitu, Memanusiakan Manusia.